Pelaksanaan PKPA Industri secara Online

PKPA Industri

Bagian terakhir dari series tulisan tentang PKPA, kali ini adalah pengalaman saya PKPA di Industri. Semoga tulisan ini memberikan gambaran untuk mahasiswa apoteker yang akan melaksanakan PKPA.

Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) adalah mata kuliah wajib bagi para mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker (PSPA), yang di kampus saya dilaksanakan di beberapa tempat yaitu Pedagang Besar Farmasi (PBF), apotek, Puskesmas, rumah sakit, dan industri farmasi.

Industri Farmasi

PKPA di industri farmasi yang saya ikuti seharusya dilaksanakan pada tanggal 26 Oktober sampai 28 November di PT Mutiara Mukti Farma atau umumnya dikenal dengan MUTIFA. Sayangnya dikarenakan pandemi COVID-19, proses PKPA hanya dapat dilaksanakan secara daring dan jadwalnya menjadi lebih singkat. Sedikit kecewa, namun mau tidak mau tetap harus dijalani.

PT Mutiara Mukti Farma beralamat di Jalan Besar Namorambe, No.68, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Saat saya mencari informasi tentang industri farmasi satu ini, ternyata awal mula berdirinya industri farmasi ini sudah dimulai pada tahun 1975 yang pada saat itu bernama Sejati Pharmaceutical Industries.

Kegiatan PKPA Online

PKPA yang seharusnya adalah praktik, hanya dilaksanakan seperti kuliah daring pada umumnya dengan melakukan pemaparan materi dan sesi tanya jawab. Hal baiknya adalah, materi yang dipaparkan tidak hanya berupa salindia presentasi, namun juga banyak video-video kegiatan yang dilaksanakan secara real di industri. Video-video yang dipaparkan ini sedikit banyak mengobati rasa penasaran tentang apa yang terjadi sebenarnya, apa yang apoteker lakukan di industri farmasi.

Untuk melengkapi ilmu yang diperoleh selama PKPA, setiap selesai sesi daring mahasiswa diberikan tugas dan diwajibkan untuk mencari informasi yang berkaitan tentang materi untuk pertemuan berikutnya. Hal ini terus dilakukan sampai seluruh materi yang tertera dalam Panduan PKPA telah dibahas seluruhnya.

Materi yang dibahas selama PKPA industri ini adalah,
  • Kompetensi tentang formulasi dan produksi sediaan farmasi.
  • Validasi, kualifikasi, kalibrasi, dan PPIC untuk memastikan mutu dalam produksi sediaan farmasi.
  • Lingkungan kerja dan peralatan untuk setiap produksi, yang setiap produk farmasi punya spesifikasinya masing-masing.
  • Penanganan terhadap bahan baku produk farmasi, baik bahan aktif maupun bahan tambahan.
  • Prinsip pembuatan sediaan farmasi steril dan non steril.
  • SOP pembuatan dan standar profesi yang berlaku di tempat kerja.
  • Perhitungan formulasi sediaan farmasi.
  • Kontaminasi dan penanganan limbah farmasi.
  • QA dan QC.
Semua ini dirangkum dan dijelaskan secara daring.

Pemateri yang menyampaikan presentasi adalah para apoteker kunci di PT MUTIFA antara lain adalah Dr. apt. Nerdy Joe, S.Farm. M.Si yang menjabat posisi sebagai Plant Manager dan juga alumni Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Lalu ada apt. Donald Situmeang yang bekerja di bagian Quality Assurance yang juga alumni Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara. Terakhir apt. Edrick Luis selaku yang bekerja di bagian Quality Control.

Kesan

Secara keseluruhan saya menilai pelaksanaan PKPA industri secara daring ini sudah baik, namun materi dan presentasi sebagus apapun tidak akan mengalahkan pengalaman praktik langsung di lokasi.

Pandemi ini memaksa orang-orang untuk go online, dan ini bisa jadi kesempatan baik untuk belajar go online terlepas dengan segala hal buruk yang dibawa oleh pandemi ini.

Hal penting yang saya dapat dari pengalaman PKPA online ini adalah, pentingnya skill dalam mencari informasi di internet. Bagaimana digital literacy dan manajemen informasi menjadi sangat penting dalam mencari informasi yang benar dan tidak menyesatkan. Ini berlaku dan wajib dikuasai oleh semua orang. Terbiasa mencari informasi, memastikan informasi yang didapat adalah benar, dan paham bagaimana cara kerja mesin pencari memudahkan saya dalam mencari informasi dan materi tambahan kuliah dan hal ini sangat membantu saya setiap saat khususnya selama pelaksanaan PKPA online ini.

Harapan saya untuk mahasiswa PSPA selanjutnya dan untuk seluruh dunia ini, semoga pandemi COVID-19 segera berakhir sehingga proses perkuliahan dapat berjalan normal sebagaimana mestinya dengan kesiapan dan kualitas yang lebih baik, dan hal-hal yang selama pandemi ini dinilai menghambat dapat dijadikan pelajaran untuk kedepannya.

Comments