Daftar Online Course Gratis untuk Mahasiswa Kesehatan

Daftar online course gratis untuk mahasiswa kesehatan

Masa pandemi ini mengharuskan segala kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah (study and work from home).

Kampus dan sekolah ditutup, kegiatan di luar ruangan juga dibatasi demi menekan grafik penyebaran virus.

Masa WFH yang panjang ini memaksa pihak kampus untuk menunda magang mahasiswanya dan juga menuntut saya untuk berpikir hal apa yang bisa saya lakukan untuk mengisi waktu, selain menjalankan perkuliahan daring dan pekerjaan rumah sehari-hari.

Saya sering mencari informasi berkaitan dengan tempat belajar online, kuliah daring, sertifikasi online serta webinar, hal ini mengingatkan saya bahwa banyak sekali situs yang menyediakan online course.

Terlebih di masa sekarang ini, banyak dari situs-situs ini yang memberikan potongan harga demi mendukung program physical distancing yang sering dihimbau oleh banyak organisasi kesehatan.

Karena masa perkuliahan sudah selesai, saya mulai belajar tentang banyak hal yang menarik bagi saya dalam upaya mencegah stres termasuk blogging dan desain grafis.

Saya juga berencana untuk menghadiri kuliah online tambahan dengan tujuan agar tetap menjaga fokus saya dalam belajar tentang hal-hal yang berkaitan dengan perkuliahan.

Setelah beberapa saat mencari, ada beberapa online course gratis yang saya kira akan sangat berguna terutama untuk praktisi dan mahasiswa farmasi.

Course ini dapat diakses via Coursera, berisi video dan bahan bacaan dalam bahasa Inggris. Kamu juga bisa mengajukan volunteer untuk membantu menejerjemahkannya ke bahasa Indonesia.

Durasinya bervariasi dan bisa fleksibel alias self paced. Mereka juga menyediakan jadwal mulai perkuliahan.

Jadwal ini juga tidak mengikat, hanya saja akan sangat membantu jika ingin berdiskusi dengan orang lain yang juga mengambil course yang sama.

Berikut daftar online course gratisnya:

1. Antibiotic Stewardship (Stanford University)

Course ini membahas tentang penatalayanan antibiotik berupa:

  • prinsip dasar penggunaan antibiotik yang tepat,
  • penerapannya pada manajemen infeksi umum, dan
  • garis besar cara mengembangkan dan mempertahankan program penatalayanan antibiotik.

Durasi perkuliahannya adalah 5 jam, dibagi menjadi 3 minggu dengan waktu 1-2 jam per minggunya.

2. Case Studies in Personalized Medicine (Vanderbilt University)

Jelas saja course ini tentang personalized medicine. Durasinya 18 jam dengan, dibagi menjadi 3 minggu dengan waktu 6 jam tiap minggunya.

Target course ini adalah:

  • para dokter,
  • penyedia layanan kesehatan,
  • mahasiswa kesehatan, dan
  • anggota masyarakat yang mungkin juga tertarik.

3. Drugs, Drug Use, Drug Policy and Health (University of Geneva)

Course ini membahas tentang obat dan regulasinya, manfaat dan bahaya penggunaan, serta kebijakan lembaga kesehatan dalam penggunaan obat.

Mungkin akan sedikit berbeda perihal regulasinya dengan di Indonesia, tetapi cukup menarik untuk dipelajari.

Durasinya 29 jam dengan lama waktu belajar 3 minggu, 9-10 jam per minggunya.

4. Population Health: Fundamentals of Population Health Management (Leiden University)

Course ini membahas tentang prinsip dasar manajemen kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan pembuatan kebijakan kesehatan dan merupakan bagian dari program magister Population Health Management Universitas Leiden.

Course ini cocok untuk seluruh mahasiswa kesehatan, terutama mahasiswa kesehatan masyarakat.

Durasinya 18 jam, dengan waktu belajar 3 minggu (6 jam per minggu).

5. Leading Healthcare Quality and Safety (The George Washington University)

Course ini membahas tentang pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memimpin dan bekerja dalam peningkatan kualitas dan keselamatan pasien, berlaku untuk semua tenaga kesehatan.

Durasi course ini 13 jam dengan pembagian 3 minggu, 4-5 jam tiap minggunya.

6. Writing in the Sciences (Stanford University)

Course ini mengajarkan para bagaimana menjadi penulis yang lebih efektif (terutama untuk akademisi), menggunakan contoh dan latihan praktis.

Topik pembelajarannya termasuk:

  • prinsip-prinsip penulisan yang baik,
  • trik untuk menulis lebih cepat,
  • format naskah ilmiah,
  • peer review,
  • penulisan hibah,
  • masalah etika dalam publikasi ilmiah, dan
  • penulisan untuk masyarakat umum.

Durasinya 30 jam dengan waktu 3 minggu (10 jam per minggu).

7. Introduction to Food and Health (Stanford University)

Course ini akan berfokus pada diskusi tentang makanan dan lingkungan, bagaimana membedakan antara makanan yang meningkatkan dan yang berisiko mengancam kesehatan.

Durasinya hanya 6 jam (bisa diselesaikan dalam satu hari, lagipula ini course introduction).

8. Health Across the Gender Spectrum (Stanford University)

Course ini menjelaskan pemahaman tentang identitas dan spektrum gender dalam kesehatan.

Course ini tidak menyediakan sertifikat, tetapi membantu memberikan insight dan menciptakan lingkungan yang lebih ramah gender dan lingkungan.

Durasi course ini 8 jam.

9. Stories of Infection (Stanford University)

Course ini membahas tentang berbagai penyakit menular dengan menggunakan pendekatan berbasis story-based yang berpusat pada pasien.

Bertujuan untuk melibatkan dan memberikan insight terhadap studi mikrobiologi, imunologi, dan penyakit menular.

Merupakan course dengan tingkat kesulitan menengah dan berdurasi 11 jam.

10. Toxicology 21: Scientific Applications (Johns Hopkins University)

Course ini menyajikan perkembangan terbaru di bidang toksikologi, dimulai dengan shifting dari animal testing ke strategi pengujian integratif yang relevan dan high content.

Juga membahas konsep-konsep baru yang digunakan untuk mengubah regulasi toksikologi dalam menanggapi Laporan National Research Council.

Merupakan course dengan level intermediate dan berdurasi 95 jam yang dibagi menjadi 3 minggu (31-32 jam per minggu, cukup intens).

11. Engineering Life: Synbio, Bioethics & Public Policy (Johns Hopkins University)

Misi dari course ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang masalah etika, kebijakan, dan tata kelola yang muncul dalam desain, perilaku, dan penerapan biologi sintetis.

Dimulai dengan sejarah singkat teknologi DNA rekombinan dan bagaimana tata kelola ilmu itu berkembang dan berevolusi.

Durasi course ini 13 jam, 4-5 jam per minggu.


Semua online course di atas adalah gratis, kamu hanya perlu mendaftar di situs Coursera tersebut.

Waktu pembelajar yang disebutkan di atas juga sebenarnya tidak mengikat, dan dapat disesuaikan dengan intensitas belajar masing-masing.

Jika ingin memperoleh sertifikat dan membuka akses ke beberapa materi yang tidak tersedia secara gratis, kamu perlu membayar kurang lebih 49 USD.

Sertifikat ini dapat langsung dishare di profil LinkedIn atau dicantumkan di CV atau resume.

Demikian daftar online course gratis untuk mahasiswa kesehatan, silakan dishare jika dirasa bermanfaat.

Komentar

  1. Mantul kali ini untuk mahasiswa kesehatan, apalagi mereka yang cari referensi untuk tugas.
    Apalah daya awak anak IPS, baca istilahnya aja udah pusing.. 🤣

    Salam kenal dari blog aizeindra

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini efek kuliah online terus bang, jadi teringat online course gratis. Jadilah terkumpul beberapa. Terima kasih sudah mampir, bang 🙏

      Hapus

Posting Komentar